Senin, 07 September 2015

Unfortunately, I'm not Yours Part 6



Hari demi hari berlalu, detik demi detik terus berdetak.  Tidak sedikit Eunhee merasakan ganasnya rasa cemburu. Tapi ia belajar dari awal perkenalan nya dengan sang api cemburu, ia memperbaiki kesalahannya. Kini ia berusaha keras untuk tidak pernah menunjukan rasa sakit nya selama mereka terus bersama. Ia rela membiarkan hatinya tercabik-cabik ratusan kali demi selalu bersama orang yang dicintai. Tapi dengan ini, Eunhee menjadi termotivasi untuk bersaing sehat dengan Jiyoon. Tahap demi tahap ia mengalami peningkatan di setiap perkembangan belajarnya. Dan kini adalah waktunya untuk menjadi senior di SOPA bagi angkatan Eunhee.

Hasil nilai ujian semua mata pelajaran diumumkan serentak hari ini. Ia mencari namanya di urutan kelas J-11, kelas terakhir karena Eunhee termasuk siswa yang berasal dari luar Kota Seoul. Heran dan penasaran menghampiri Eunhee. Ia sama sekali tidak mendapati namanya tertera di daftar nlai kelasnya. Lalu ia memutuskan untuk menanyakan kepada walikelas J-10, Guru Cha jikalau terjadi kesalahan teknis. Dalam perjalanannya menuju ruang guru, Eunhee tidak sengaja berpapasan dengan Guru Cha, yang juga ternyata sedang mencari dirinya.

Guru Cha: “Choi Eunhee!! Kebetulan sekali kita bertemu disini, jadi aku tidak perlu susah payah mencari-cari mu lagi.”

Eunhee: “Selamat pagi Guru Cha ^^ /membungkuk/ ah?? Guru mencari ku juga?? Memangnya ada apa guru? Apa ini ada kaitannya dengan namaku yang tidak tercetak di daftar nama kelasku?”

Guru Cha: “Ya, tepat! Sebelumnya aku minta maaf karena aku lupa tidak memberitahumu tentang ini.”

Eunhee: “Jadi, kesalahan teknis apa yang terjadi guru?”

Guru Cha: “Ini bukan disebabkan oleh kesalahan teknis, Eunhee. Namamu memang tidak dicetak di daftar nama kelasmu.”

Eunhee: “Maksud guru?”

Guru Cha: “Carilah nama mu di kelas A-11 :)”

Eunhee: “Apa? Mengapa bisa demikian??”

Guru Cha: “Pertama-tama aku ucapkan selamat padamu. Choi Eunhee. /menepuk bahu Eunhee/”

Eunhee: “selamat untuk apa?”

Guru Cha: “Jadi begini awalnya, saat semua nilai siswa J-10 selesai didata olehku, aku terkejut sekalius terkesan akan nilai yang kau dapatkan. Rasa penasaranppun muncul di benak ku. Aku membuka lalu melihat seluruh data belajarmu. Menakjubkan! Nilai prestasimu selalu meningkat dan ini adalah peristiwa yang jarang terjadi namun fantastis untuk seorang siswi memiliki latar belakang keidupan dulunya yang sepertimu! Jadi aku berinisiaif untuk melaporkan ini kepada kepala sekolah. Kepala sekolah pun memutuskan untuk memindahkan kelas mu ke kelas unggulan pertama dengan harapan kemampuanmu bisa jauh lebih berkembang lagi.”

                Eunhee terkejut dan terharu bukan main. Ia sangat bersyukur kepada Tuhan. Dengan spontan, Eunhee menjabat tangan Guru Cha erat-erat dan berterimakasih berkali-kali pada Guru Cha. Tapi disisi lain, Eunhee berpikir bahwa lebih baik Jiyoon dan Daehyun mengetahui hal ini dengan sendirinya, jadi ia tak perlu repot-repot memberitakannya.

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar