Eunhee menuju aula 1, tentu ia akan menjadi yang pertama
tiba disana pikirnya. Mengetahui kali ini kelas Eunhee akan mendapat pelajaran
secara berpasangan, ia spontan berniat untuk memohon pada Guru Yong agar tidak
memasangkan nya dengan Daehyun kali ini, karena biasanya mereka pasti akan
bersama mengingat urutan absen Eunhee berada tepat di bawah nama Daehyun.
Setibanya
di aula, pikirannya terlepas, memandangi seseorang yang sedang bermain
skateboard dengan lihai. Ia tenggelam dalam lamunan lain, takjub dengan
pertunjukan sederhana namun mampu membuatnya kagum. Tiba-tiba saja segerombolan
siswa datang, berlari cepat saling mendahului, menabrak Eunhee khalayak tidak
ada yang menyadari kehadirannya di situ. Eunhee terjatuh, dan langsung mencoba
untuk berdiri kembali. Ia merasa ada tangan di depannya, ia penasaran dan
melihat siapa orang itu. Ditatapnya seorang gadis dengan senyuman aneh khas
milik gadis itu, walaupun ini pertama kalinya Eunhee melihat gadis yang baru
saja menjadi penyebab kecemburuan nya itu hampir membakar hati Eunhee, ia dapat
merasakan ketulusan dan keramahan gadis bermarga Han itu. Eunhee pun akhirnya
meraih tangan Jiyoon.
Eunhee: “Terimakasih banyak Jiyoon :) “
Jiyoon: “Tidak masalah, eh bukankah kau kemari duluan sedari
tadi? Kenapa belum masuk juga?”
Eunhee: “Tak apa, aku baru kembali dari toilet.”
Jiyoon: “Oh, jadi begitu.”
Obrolan
mereka terpotong oleh teriakan Daehyun.
Daehyun: “Jiyoon!!! Tunggu aku!!!”
Jiyoon:
“/berbalik/ Ah!! Daehyun!! Maafkan aku, tadi teman-teman bilang guru olahraga
kita galak jadi aku spontan lari di belakang yang lain dan tak sengaja
melupakanmu. Dan aku bertemu Eunhee disini. Oya, Eunhee kau tak apa? /berbalik
lagi/”
Jiyoon
heran mendapati Eunhee yang sudah menghilang dari hadapannya.
Guru Yong: “Hey
kalian berdua!! Kenapa belum masuk dan pemanasan di dalam huh?! Seperti kalian
belum pernah diajar olehku saja!”
Jiyoon&Daehyun: “Kami mohon maaf guru. /membungkuk/”
Jiyoon: “Maaf guru, tapi ini memang pertamakalinya aku
diajar oleh guru /menunduk/”
Guru Yong: “Ah
iya! Maafkan aku juga. Aku lupa, padahal baru saja aku diberitahu oleh
walikelas kalian bahwa ada siswi baru. Ya sudah, cepat kalian masuk dan
pemanasan ya.”
Jiyoon&Daehyun: “Baik guru. /membungkuk/”
Guru
Yong berjalan memasuki aula dengan santainya, sambil menunggu Jiyoon dan
Daehyun menyelesaikan pemanasan.
Guru Yong: “Selamat siang anak-anak. /terbelalak melihat
para siswa mengerubungi sesuatu/”
Eunhee
yang justru duduk di tepi sambil mengecek jikalau ada luka, tertanyakan oleh
salah satu guru kesayangannya, Guru Yong yang masih keheranan.
Guru Yong: “Eunhee??”
Eunhee: “/terkejut/ aaa.. Guru Yong Selamat siang
/membungkuk/”
Guru Yong: “Ada apa ini Eunhee??”
Eunhee: “Kurasa mereka sedang menonton seorang siswa yang
bermain skateboard guru.”
Guru Yong: “Lalu kenapa kau tidak ikut melihatnya?”
Eunhee:
“emm.. anu guru.. tadi aku adalah yang terakhir masuk aula dan aku terjatuh,
alhasil aku tidak dapat melihatnya karena banyak siswa tinggi yang
menghalangiku dan aku tidak yakin bisa berjinjit diantara padatnya mereka
guru.”
Guru Yong:
“Kalau begitu, kau tidak usah berolahraga dulu hari ini. Kau bantu saja aku
untuk mengabsen siswa dan menjadi asisten sementara ku.”
Eunhee: “Baik guru /mengangguk/”
Guru Yong:
“Heyyy!!!!!! Kalian semua!!!!! Sedang melihat apa hah?! Sampai-sampai
kehadiranku ini kalian tidak hiraukan!!”
Semua
siswa berbalik dengan spontan dan memasang wajah tegang.
Guru Yong: “Apa-apaan ini?! Kalian pikir jam belajarku ini
untuk menonton atraksi hah?! Dan siapa yang berani mempurtunjukan atraksi
murahan ini?!”
Seorang
pria yang memakai hoodie dan masker penutup pun memberanikan diri untuk
mengacungkan tangannya dan berkata,
“Aku orangnya Guru Yong.”
Guru Yong: “Oh?? Jadi kau.. maafkan aku. Aku tidak bermaksud mengatai aksi hebatmu tadi
sebagai atraksi murahan nak.”
Sang
pria misterius pun berkata kembali,
“Tak apa guru. Ini memang salahku, tidak seharusnya aku
berada disini dan bermain seenaknya pada pelajaranmu guru. Aku akan kembali ke
kelasku.”
Guru Yong: “Baiklah, aku mengerti nak.”
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar